8.10.09

aku ada

melukiskanmu saat senja
memanggil namamu ke ujung dunia
tiada yang lebih pilu
tiada yang menjawabku
selain hatiku dan ombak berderu
di pantai ini kau selalu sendiri
tak ada jejakku di sisimu
namun saat ku tiba
suaraku memanggilmu
akulah lautan ke mana kau selalu pulang

jingga di bahuku
malam di depanku
dan bulan siaga sinari langkahku

ku terus berjalan
ku terus melangkah

ku ingin ku tahu engkau ada


memandangimu saat senja
berjalan di batas dua dunia
tiada yang lebih indah
tiada yang lebih rindu
selain hatiku andai engkau tahu

di pantai itu kau tampak sendiri
tak ada jejakku di sisimu
namun saat kau rasa pasir yang kau pijak pergi
akulah lautan memeluk pantaimu erat

jingga di bahuku
malam di depanku
dan bulan siaga sinari langkahmu

teruslah berjalan
teruslah melangkah

ku tahu kau tahu aku ada


jingga di bahuku
malam di depanku
dan bulan siaga sinari langkahmu
teruslah berjalan
teruslah melangkah

ku tahu kau tahu aku ada

ku tahu kau tahu aku ada

ku tahu kau tahu aku ada


by dewi lestari
album recto verso




but.... It will be as if I'd never existed.

15.9.09

water figure

kamu... haus.,
dan aku memiliki air yang bisa kuberikan padamu jika
kamu menginginkannya.
tapi kamu tak juga memintanya.

kamu tetap menunggu di sudut itu.
entah apa yang kamu tunggu dengan gelas kosongmu itu.


atau kamu menginginkan air yang lain?
yang dapat menghilangkan dahagamu?


mintalah airku.
kamu sekarat.

setidaknya... agar kamu kuat menunggu.


tapi kamu tak juga datang.
haruskah aku yang menghampiri titikmu?

tapi...
aku tak kuat untuk mendekatimu.
aku tak sanggup.
aku pun membutuhkan air ini.


datanglah..

agar kamu bisa lebih lama menanti..



dan angin menyampaikan permintaan lirihku.



kamu menoleh padaku.
dan aku,,,




hanya sanggup tersenyum melihat
kamu dengan gelasmu yang telah terisi.


*gambar dari deviantart.com, keyword: water.