Showing posts with label more than words. Show all posts
Showing posts with label more than words. Show all posts

3.11.16

hold me, river

kau sungguh menyayangiku?


iya


tidak, kau tidak menyayangiku,
kau menyukaiku yang sedang berbahagia,
kau menyukaiku saat aku sedang tertawa,
kau menyukaiku karena harapanmu terhadapku,
kau membayangkan kebahagiaan bila bersamaku
kau menginginkan hubungan yang penuh canda tawa denganku.
tapi kau salah...
aku tidaklah penuh dengan sukacita,
lebih banyak tangisku daripada tawaku
lebih banyak amarahku daripada baikku
lebih banyak redupku dibanding terangku


...


mengapa kau hanya diam?


sudah?


apanya?


sudah mengecilkan dirimu sendiri?
sudah menganggapku sedemikian hina?


hei, aku tidak menghinamu...


memang tidak secara langsung, 
tapi dengan berkata seperti itu kau meremehkan kasih sayangku, 
dengan pernyataan-pernyataan itu kau menganggap palsu perasaanku,
apa aku salah dalam berharap hubungan yang membahagiakan? 
apa aku salah bila menginginkan hubungan yang damai?
aku suka tawamu, aku suka tangismu, 
aku suka cahayamu, aku suka bayanganmu,
sampai kapan kau akan begini?


....


kapan kau akan menyadari bahwa dirimu pantas untuk disayangi?
kapan kau akan menyadari bahwa kau amat sangat memesona
sampai kapan kau tak mau melihat bahwa aku menyayangimu?
sampai kapan kau tak mau mengakui bahwa kau juga mengasihiku?
karena aku merasakan sayangmu dalam amarahmu
karena aku merasakan kasihmu dalam tangisanmu
karena aku merasakah perasaanmu yang sesungguhnya saat kau tak memaksakan dirimu untuk selalu berbinar...


......





9.11.15

kubawa pohon ini untukmu




kubawakan pohon ini untukmu,
untuk kau tanam di beranda rumahmu,

agar ketika kau melihatnya,
kau mengingatku,

agar ketika kau berteduh di bawahnya,
kau merindukanku,

agar ketika kau menyiramnya,
kamu melihatku,

kubawakan pohon ini untukmu,
yang bisa menjadi kisah untuk kau ceritakan kepada orang asing yang tak mengenalku,

kubawakan pohon ini untukmu,,,

pohon yang kutanam dengan rapalan do'a untukmu,,,

pohon yang kuharap akan tumbuh tegap menjulang menyejukkan udara sekitarmu saat terik menyapa,

yang kuharap buahnya dapat kau petik dan kau nikmati saat lapar mendera,


kubawakan pohon ini untukmu,,,


satu pertanyaanku:

akankah kau menanamnya?

22.7.15

light in the shadows


“kau seperti dedaunan yang selalu dilimpahi cahaya,
Sedangkan aku akar yang diliputi kegelapan.”



tanpamu akar, tak kan pernah ada aku, daun.
adamu menopangku,

selalu.

1.1.15

01012015



today is still and always be your day, my old man...

at the end of this day, i wanna say: thank you, thank you, and thank you.
for the moments, the dreams, the thoughts, the stories, the faith, and all of things you have given to me, to us.
and the most precious thing above all: for letting us have a strong, wonderful, and great woman as our mother.
thank you for choosing her. :)

the last, thank You Allah, for letting me be part of his orbit,, :')

20.7.14

knocking on heaven's door





Aku melihatmu pada supir angkot yang memberikan makanannya pada kucing di pinggir jalan,


Aku melihatmu padanya yang mengantar dan menjemput putra-putrinya,


Aku melihatmu pada sosok salah seorang pejabat yang kini sudah tak lagi sering muncul di televisi,


Aku melihatmu pada peralatan kerjamu yang sudah lama tak tersentuh....


 Aku....




do you know how much i miss you?





death leaves a heartache no one can heal, love leaves a memory no one can steal

13.10.12

Severus Snape

Biasanya...
Kalo abis baca ato nonton Harry Potter lagi, pasti langsung ngerasa terenyuh tentang Snape.
dia yang cinta mati sama Lily Evans, begitu sayangnya sampe bikin mupeng...

tapi tapi tapi...

baru akhir-akhir ini gw ‘ngeh mikirin’ gimana perasaan Snape sesungguhnya...
dia yang begitu dibenci ribuan Dumbledore’s Army... dia yang dianggap sebagai pengkhianat...
hanya Dumbledore seorang yang percaya dan yakin dengan rasa sesungguhnya Snivellius...

gimana ya dia menghadapi tusukan-mata-kebencian yang ngarah ke dia?

dengan HANYA SATU orang aja yang bener-bener nganggep dia orang baik..

dan akhirnya,,,
yang gw iri-kan bukan lagi Lily Evans,

tapi iri sama Severus Snape, karena dia punya seorang Albus Percival Wulfric Brian Dumbledore yang percaya sama dia sepenuhnya...

dan  alasan Snape menyembunyikan SEMUA kebaikannya, mungkin  karena dia merasa kalo dia memang pantas untuk dibenci semua orang...